Kandungan kafein
Manfaat kopi muncul berkat kandungan kafeinnya yang tinggi (kafein juga terkandung dalam teh, cokelat, dan soft drink seperti cola). Kafein membantu dalam perawatan asma dan sakit kepala. Kafein juga merupakan pembantu yang kuat untuk meningkatkan daya tahan dan performa atlet. Begitu kuatnya sehingga kafein dalam kopi atau dalam bentuk lainnya dianggap oleh Komite Olimpiade sebagai substansi yang harus diawasi.
Meski memiliki banyak manfaat, masih disarankan untuk mambatasi atau menghindari minum kopi bagi pasien penyakit jantung, yang memilki risiko osteoporosis, dan ibu hamil. Juga, bagi orang-orang yang memiliki sejarah dan kondisi medis tertentu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjadi peminum kopi.
Kopi adalah minuman dengan kandungan kimia yang kompleks. Dalam satu cangkir kopi terdapat sekira 800 senyawa aromatik. Penelitian-penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui lebih banyak mengenai efek kopi terhadap kesehatan manusia.
Efek Negatif Kopi :
Para peneliti di Florida Alzheimer's Disease Research Center menyebutkan dosis kopi yang di konsumsi setiap hari adalah sebanyak 500 milligram kafein atau sama dengan 5 cangkir ukuran 236,5 mililiter kopi. Takaran 500 milligram kafein atau sama dengan 5 cangkir ukuran 236,5 mililiter kopi, itu disebutkan tidak berbahaya bagi kesehatan namun, itu di peruntukkan untuk orang yang tidak mengidap darah tinggi dan wanita hamil. (tempointeraktif.com)
Sebuah penelitian baru di Amerika menunjukkan bahwa kafein dan latihan olahraga tidak bisa digabungkan. Ketika beberapa atlet mengonsumsi ekstrakafein untuk meningkatkan stamina mereka, para dokter menemukan kopi bisa membuat tekanan darah melambung tinggi.
Para peneliti juga menemukan, bahwa dua cangkir yang diberikan pada pengendara sepeda akan merasakan adanya tekanan. Aliran darah ke lengan mereka lambat, begitu juga pembuluh darah mereka sempit. Bagi para atlet atau yang gemar melakukan olahraga, berhati-hatilah minum minuman yang mengandung kafein.
Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, sudah sejak lama dianggap tidak terlalu menguntungkan tubuh. Terlebih bila diminum secara berlebihan. Para ahli juga memperbincangkan bahwa kafein punya potensi menyebabkan kanker dan penyakit hati. Namun studi lain mulai bermunculan dan membantah bila kafein disebut merugikan kesehatan. Bahkan studi tersebut mengatakan justru membantu kesehatan.
Penelitian terakhir menyarankan, jumlah konsumsi kafein yang moderat seharusnyatidak membahayakan bahkan beberapa bukti bermanfaat untuk kesehatan. “Sekitar 4-5 cangkir kopi per hari rata-rata masih dapat ditoleransi oleh metabolisme tubuh. Namun yang perlu diperhatikan, jumlah tersebut termasuk kafein yang berasal dari sumber makanan lain. Jika telah mengonsumsi cokelat dan minuman ringan lain, maka kopi atau teh harus dikurangi,” tulis WK.
Dan anjuran pelarangan itu dikeluarkan oleh FDA (badan pengawasan makanan dan obat AS) pada awal tahun 1980.
Jadi bagi wanita yang sudah menopause dianjurkan cukup mengonsumsi satu cangkir kopi sehari. Sedangkan pengaruhnya pada tekanan darah, hasil studi di Inggris dan AS menunjukkan, pengaruh teh dan kopi dalam ukuran sedang cukup kecil
Efek yang ditimbulkan antara lain: muntah, demam, dan kebingungan secara mental. Kafein dalam jumlah yang sangat besar bahkan dapat menjadi zat yang mematikan. Dosis mematikan bagi manusia adalah sekitar 10 gram, atau kira2 100 cangkir kopi yang diminum berturut-turut. Jadi jangan coba-coba bunuh diri dengan cara ini, karena kemungkinan besar di cangkir ke 75 perut anda sudah kembung dan tidak kuat minum lagi
Lebih lanjut lihat disini...
No comments:
Post a Comment