Tuesday, February 7, 2017

Gambaran Umum Akuntansi



Pengertian dan Tujuan Akuntansi
Akuntansi sering disebut sebagai bahasa pengambilan keputusan yang digunakan untuk aspek keuangan. Akuntansi dilihat dari dua (2) perspektif, yaitu akuntansi didefinisikan dalam sudut pandang yaitu pandang pengguna jasa akuntansi dan proses kegiatan yang terjadi.

Sudut pandang pengguna jasa akuntansi mendefinisikan akuntansi sebagai suatu disiplin ilmu dan atau aktivitas jasa yang memberikan informasi yang dibutuhan guna menyelesaikan kegiatan secara efisien dan menilai kembali kegiatan yang telah terjadi dari sebuah entitas atau transaksi yang terkait dengan aktivitas finansial.
Informasi akuntansi berfungsi untuk merancang rencana kerja yang lebih efektif, mengawasi kegiatan, serta menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan ekonomi, baik yang dilakukan oleh manajemen atau pimpinan perusahaan. Selain itu data akuntansi juga sebagai bentuk tanggung jawab entitas kepada para penanam modal (investor), kreditor, pemerintah dan pihak – pihak lain yang berkepentingan.

Sudut pandang proses kegiatan, akuntansi diartikan sebagai proses mencatat, menggolongkan, meringkas, melaporkan dan menganalisa data keuangan dari sebuah entitas.
Akuntansi terdiri atas beberapa aktivitas antara lain mengidenfikasi, mencatat serta mengkomunikasikan beberapa kejadian yang memiliki nilai ekonomi disebuah perusahaan sehingga bisa menghasilkan informasi yang berguna dan diperlukan bagi pihak – pihak tertentu.


Peran dan Pengguna Akuntansi
Ada beberapa pihak yang membutuhkan laporan akuntansi sebagai sumber informasi utama dalam mengambil keputusan. Pihak yang berkepentingan biasanya mengumpulkan dan menganalisis laporan sebelum digunakan sebagai fondasi untuk membuat keputusan. Sedangkan sebagai bagian dari sebuah sistem informasi, akuntansi menjadi sangat penting bagi pihak didalam atau diluar perusahaan. Secara umum, adapun pihak – pihak yang membutuhkan informasi akuntansi sbb:

·         Manajer
Pengelola perusahaan membutuhkan informasi akuntansi guna menyusun, merencanakan, mengevaluasi serta mengoreksi perkembangan perusahaan.

·         Investor
Para investor juga membutuhkan data akuntansi guna menilai dan menganalisa perkembangan organisasi tertentu. Investor yang ingin menanamkan modal perlu melakukan analisa laporan keuangan yang menggambarkan kekuatan finansial perusahaan tertentu.

·         Kreditor
Kreditor juga memiliki kepentingan dengan data akuntansi. Data tersebut digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk mengucurkan kredit kepada para calon nasabah. Tentunya, nasabah terpilih iaslah mereka memiliki kemampuan untuk melunasi pokok hutang dan bungan pinjaman tepat waktu.

·         Instansi Pemerintah
Instantsi pemerintah juga memiliki kepentingan dengan data akuntansi. Informasi keuangan sebuah perusahaan menjadi salah satu dasar dalam penetapan besarnya jumlah pajak yang harus dibayarkan pada periode tertentu.

·         Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba membutuhkan informasi keuangan untuk menyusun anggaran, membayar gaji karyawan dan lain – lain.

·         Pengguna Lainnya
Organisai buruh juga membuthkan informasi akuntansi sebagai bahan pertimbangan untuk meminta kenaikan gaji, penambahan tunjangan, serta mengamati perkembangan perusahaan tempat mereka bekerja.
Secara umum, akuntansi dapat digambarkan sebagai sebuah proses guna memberikan informasi bagi para manajer yang bertugas dan berwenang menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Akuntansi juga menghasilkan informasi yang bisa digunakan pihak – pihak lain yang ingin mengetahui kinerja dan perkembangan perusahaan.
Jadi akuntansi dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang menjadi bagian dari sistem informasi keuangan guna menghasilkan laporan yang komprehensif, detail dan akurat kepada pihak – pihak tertentu yang meiliki kepentingan terhadap aktivitas ekonomi dan kondisi finansial perusahaan.


Pembagian Bidang Kerja Akuntansi

Secara umum bidang kerja akuntansi dibagi menjadi 2 yaitu akuntansi publik dan akuntansi intern. Akuntansi publik terkait pelayanan jasa akuntansi bagi masyarakat umum dan mendapat imbalan jasa karena menyelesaikan pekerjaan seperti memeriksa laporan keuangan, konsultasi dibidang perpajakan, sistem informasi akuntansi atau menjadi konsultan dibidang manajemen. Untuk bisa menjadi Akuntan Publik Bersertifikat atau Certified Public Accountants (CPA) ada syarat – syarat tertentu yang harus dipenuhi para akuntan.
Akuntansi internal para akuntanbekerja pada perusahaan tertentu. Nama lain akuntansi intern ialah akuntansi swasta, yang bekerja menawarkan jasa seperti controller, book keeper (pemegang buku), cost accountant (akuntan industri atau akuntan biaya), internal auditor (pemeriksa internal), tax specialist (konsultan pajak) atau akuntan penyusun anggaran.




Sumber : Prinsip – prinsip Dasar Akuntansi oleh Albertus Indratno

No comments:

Post a Comment