Tuesday, February 28, 2017

Tiga Indikator Kondisi Ekonomi Utama, Deskripsi Masing – Masing Indikator Tersebut Dan Dampaknya Kepada Bisnis

Tiga indikator kondisi ekonomi utama adalah 1) product domestic bruto (PDB), 2) tingkat pengangguran, dan 3) indeks harga. Deskripsikan masing – masing indikator tersebut dan dampaknya kepada bisnis.

1.                 Product domestic bruto

Sebagai ukuran keseluruhan dari total produksi ekonomi suatu negara, PDB menggambarkan nilai pasar dari semua barang dan jasa yang diproduksi oleh ekonomi pada periode waktu terukur, termasuk konsumsi pribadi, pembelanjaan pemerintah, persediaan pribadi, setoran biaya konstruksi dan balance perdagangan luar negeri (ekspor ditambahkan, sedangkan impor dikurangkan).
Disajikan setiap triwulanan, PDB paling sering disajikan dalam bentuk persen tahunan. Sebagian besar data individual akan disajikan dalam bentul asli, yang berarti data disesuaikan dengan pergerakan harga, dan karena itu tidak ada inflasi.
PDB adalah laporan yang sangat komprehensif dan rinci. Bahkan, membaca laporan PDB akan membawa kita kembali ke banyak indikator yang tercakup dalam topik tutorial sebelumnya, seperti PDB menggabungkan banyak dari indikator tersebut: penjualan ritel, konsumsi pribadi dan persediaan grosir, semua digunakan untuk membantu menghitung produk domestik bruto.


2.                 Pengangguran atau tuna karya

adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya.
Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam  perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat  akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial  lainnya. Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat  pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan  politik  keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang.



3.               Indeks harga

adalah rasio yang pada umumnya dinyatakan dalam sebuah persentase yang mengukur satu variabel pada suatu waktu tertentu atau lokasi relatif terhadap besarnya variabel yang sama pada waktu atau lokasi lainnya. Indeks harga dapat diartikan sebagai suatu ukuran yang menunjukkan mengenai berbagai perubahan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu.
Indeks harga adalah suatu petunjuk atau sebuah barometer dari kondisi ekonomi umum. Hal ini mengandung suatu maksud sebagai berikut :
-           Indeks harga grosir menggambarkan dengan tepat tentang tren perdagangan.
-          Indeks harga diterima oleh petani guna menggambarkan tingkat kemakmuran di bidang agraria.
-          Indeks harga umum adalah pedoman untuk berbagai kebijakan dan administrasi perusahaan.
-          Indeks harga dapat dipakai untuk deflator, pengaruh perubahan harga dapat dihilangkan melalui cara membagi nilai tertentu dengan indeks harga yang lebih sesuai. Proses tersebut dinamakan deflasi dan pembaginya dinamakan deflator.
-          Indeks harga barang-barang konsumsi ialah pedoman dalam mengatur gaji buruh atau untuk menyesuaikan kenaikan gaji buruh pada saat inflasi.

Dampak ketiga indikator tersebut pada bisnis adalah:

1.      PDB menjadi informasi tunggal yang sangat meyakinkan terhadap perekonomian secara keseluruhan, indikator yang menggambarkan tentang kesehatan ekonomi dan rilis yang cepat akan hampir selalu menggerakkan pasar. PDB adalah indikator yang paling diikuti, dibahas dan dicerna – berguna untuk ekonom, analis, investor, dan pembuat kebijakan.
2.      Pengagguran seringkali menjadi masalah dalam  perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat  akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial  lainnya seperti kejahatan, kecurangan, bahkan korupsi.
3.      Indeks harga dapat dipergunakan untuk pedoman bagi pembelian berbagai jenis barang. Maksudnya adalah harga barang yang dibeli dapat untuk dibandingkan dengan indeks harga eceran atau grosir supaya dapat diukur efisiensi dalam pembelian suatu barang yang bersangkutan.

No comments:

Post a Comment