Menurut Brown dan Petrello, Bisnis
merupakan suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan
masyarakat. Jika kebutuhan masyarakat meningkat, maka jumlah produksinya ditingkatkan
agar memenuhi segala kebutuhan masyarakat sambil memperoleh laba.
Laba
adalah jumlah uang atau pendapatan bersih yang diperoleh sebuah bisnis selain
dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk gaji dan biaya-biaya lainnya. Para pelaku
bisnis menghasilkan laba tentunya dengan banyak tantangan dengan mengambil
risiko, memulai sebuah bisnis tentunya melibatkan suatu risiko.
Risiko adalah peluang pelaku bisnis
kehilangan waktu dan uang dalam bisnis yang dilakukannya, yang mungkin nantinya
terbukti menguntungkan atau justru tidak menguntungkan atau rugi. Suatu
kerugian terjadi pada saat biaya-biaya dalam bisnis melebihi dari hasil pendapatannya.
Risiko dapat didefinisikan sebagai
kemungkinan terjadinya sesuatu yang akan berdampak pada tujuan. Risiko dapat
memiliki hasil positif atau negatif, baik kesempatan atau kerugian untuk bisnis
sehingga inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi pebisnis untuk
menjalankan bisnisnya.
Meletakkan resiko dalam perspektif seorang
pebisnis, dapat berupa mengarahkan tujuan dari sebuah bisnis dengan
memberikan layanan kualitas terbaik, untuk memaksimalkan pendapatan dan
penurunan biaya, memiliki kualitas karyawan yang terstandar, dan meningkatkan
produktivitas dan kualitas produk, dan untuk meningkatkan pangsa pasar. Untuk
mengendalikan risiko – risiko yang mungkin terjadi pebisnis harus memahami
tentang manajemen risiko. Manajemen risiko adalah cara di mana efek yang
merugikan dari risiko dikelola dan peluang potensial direalisasikan. Oleh
karena itu, manajemen risiko mencakup:
a) Meminimalkan hal-hal
yang negatif dapat berdampak pada bisnis / usaha
b) Mengidentifikasi dan
memanfaatkan hal-hal yang akan membantu untuk mencapai tujuan dan
tujuan bisnis / usaha.
Karena dengan langkah-langkah yang
tepat sebelum membuka bisnis, pebisnis akan mengetahui resiko yang akan timbul
di dalam bisnisnya tersebut. Oleh karena itu pebisnis yang kreatif akan mencari
cara untuk meminimalisir resiko yang muncul, bahkan dengan kreatifitas dan daya
nalar yang cukup tinggi dari pembisnis tersebut maka sebuah resiko yang muncul
bisa dijadikannya sebagai keuntungan.
No comments:
Post a Comment