Tuesday, July 11, 2017

MARKETING MIX PADA INDUSTRI JASA

Bisnis pada bidang industri jasa pada dasarnya merupakan suatu bisni yang tidak berwujud, namun dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Industri jasa beragam seperti kesehatan, pendidikan, kecantikan, perjalanan, penerbangan, dsb. Salah satu bisnis jasa yang akan dibahas pada kesempatan kali ini adalah bisnis jasa penerbangan., sebagai contoh adalah Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Air Asia, dsb.

Komponen utama bisnis oenerbangan adalah maskapai penerbangan atau ailines. Maskapai penerbangan adalah sebuah organisasi yang menyediakan jasa penerbangan bagi penumpang atau barang. Perusahaan maskapai tersebut menyewa atau memiliki pesawat terbang untuk menyediakan jasa transportasi. Selain itu, Airlines juga dapat membentuk kerja sama atau aliansi dengan maskapai lainnya untk memperkuat cakupan jalur penerbangan melalui konsep hub dan spoke.

Dalam bisnis jasa terdapat 7 komponen bauran pemasaran atau sering disebut marketing mix. Kotler (2000) berpendapat bahwa marketing mix adalah seperangkat alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuna dalam pasar sasaran.


Dalam bisnis pada umumnya, dalam pemasaran terdapat 4 (empat) prinsip dasar bauran pemasaran yang sering disebut dengan 4P, yaitu Produk (Product), Harga (Price), Tempat (Place), dan Promosi (promotion). Namun dalam bisnis jasa terdapat tambahan menjadi 7P yaitu Produk (Product), Harga (Price), Tempat (Place), Promosi (promotion), Proses (Process), Orang (People), dan Bentuk Fisik (Physical evidence).

Penjelasan 7 bauran pemasaran dalam jasa pernebangan sebagai berikut:
·         Produk (Product), merupakan barang atau jasa yang dihasilkan untuk digunakan oleh konsumen guna memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan. Hal – hal yang tergolong produk dalam bisnis jasa penerbangan antara lain:
ü  Pesawat yang besar, modern, dan nyaman
ü  Mengutamakan keselamtan penumpang dan awak selama penerbangan
ü  Makanan dan minuman yang berkualitas
ü  Pelayanan bagasi yang handal dan terpercaya
ü  Tempat duduk dalam pesawat yang nyaman dan tidak sempit
ü  Jadwal penerbangan yang sesuai
ü  Program frequent flyer yang menarik

·         Harga (Price), komponen harga merupakan satu – satunya unsur bauran pemasaran yan memberikan pendapatan bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (produk, promosi, dan tempat/saluran distribusi) adalah penyebab timbulnya biaya (Cost). Hal – hal yang tergolong sebagai harga pada bisnis penerbangan antara lain:
ü  Harga yang murah
ü  Tarif batas atas dan bawah
ü  Harga sesuai dengan kualitas penerbangan
ü  Paket potongan harga/disc harga
ü  Harga group

·         Tempat/Saluran Distribusi (Place), yaitu sebagai kegiatan pemasara yang berusahan untuk mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Hal – hal yang tergolong sebagai saluran distribusi dalam bisnis jasa penerbangan antara lain:
ü  Pemesanan tiket melalui call center
ü  Online booking yang mudah
ü  Kemudahan menjangkau agen/kantor penjualan tiket
ü  Kemudahan dalam pembayaran e-ticketing

·         Promosi (promotion), yaitu arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Hal – hal yang tergolong sebagai promosi dalam bisnis jasa penerbangan yaitu:
ü  Pemberian kemudahan fasiltas pada frequent flyer
ü  Kemudahan akan informasi penerbangan melalui iklan yang ditampilkan
ü  Adanya program undian hadiah dalam penerbangan
ü  Iklan di media (TV, web, majalah, koran, radio, email, dsb)

·         Proses (Process), merupakan  elemen yang tidak terlihat tetapi mendukung bisnis jasa tersebut. Hal – hal yang tergolong sebagai proses dalam jasa penerbangan yaitu:
ü  Proses check in dan boarding yang mudah
ü  Jadwal keberangkatan dan kedatangan yang tepat waktu
ü  Pengambilan bagasi yang cepat

·         Orang (People), maksudnya adalah jasa sebagian besar diberikan oleh orang, sehingga seleksi, pelatihan dan motivasi pegawai dapat membuat perbedaan besar dalam kepuasan pelanggan. Idelanya, pegawai harus memperhatikan kompetensi, sikap memperhatikan, responsif, inisiatif, kemampuan memecahkan masalah, dan niat baik. Hal – hal yang tergolong sebagai people dalam jasa penerbangan yaitu:
ü  Sikap karyawan penjualan yang ramah dan profesional
ü  Asistensi petugas sebelum keberangkatan
ü  Tanggapan terhadap keluhan
ü  Service crew selama di bandara dan dalam pesawat

·         Bentuk Fisik (Physical evidence), kualitas jasa dapat ditunjukkan melalui fisik dan penyajian. Jadi suatu bisnis penerbangan akan mengembangkan suatu penampilan dan gaya yang dapat diamati dalam menangani pelanggannya, sehingga dapat menyampaikan nilai yang diaharapkan bagi konsumen, baik itu kebersihan, kecepatan datau manfaat lainnya. Hal – hal bentuk fisik dalam jasa penerbangan yaitu:
ü  Agen penjualan yang bersih dan nyaman
ü  Pesawat yang menarik, bersih, dan nyaman

ü  Crew pesawat yang rapi, ramah, dan profesional

No comments:

Post a Comment