Bisnis pada bidang industri jasa
pada dasarnya merupakan suatu bisni yang tidak berwujud, namun dapat memenuhi
kebutuhan dan keinginan konsumen. Industri jasa beragam seperti kesehatan,
pendidikan, kecantikan, perjalanan, penerbangan, dsb. Salah satu bisnis jasa
yang akan dibahas pada kesempatan kali ini adalah bisnis jasa penerbangan.,
sebagai contoh adalah Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Air Asia, dsb.
Komponen utama bisnis oenerbangan
adalah maskapai penerbangan atau ailines. Maskapai penerbangan adalah sebuah
organisasi yang menyediakan jasa penerbangan bagi penumpang atau barang. Perusahaan
maskapai tersebut menyewa atau memiliki pesawat terbang untuk menyediakan jasa
transportasi. Selain itu, Airlines juga dapat membentuk kerja sama atau aliansi
dengan maskapai lainnya untk memperkuat cakupan jalur penerbangan melalui
konsep hub dan spoke.
Dalam bisnis jasa terdapat 7
komponen bauran pemasaran atau sering disebut marketing mix. Kotler (2000) berpendapat bahwa marketing mix adalah seperangkat alat
pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuna dalam pasar sasaran.
Dalam bisnis pada umumnya, dalam
pemasaran terdapat 4 (empat) prinsip dasar bauran pemasaran yang sering disebut
dengan 4P, yaitu Produk (Product), Harga (Price), Tempat (Place), dan Promosi
(promotion). Namun dalam bisnis jasa terdapat tambahan menjadi 7P yaitu Produk
(Product), Harga (Price), Tempat (Place), Promosi (promotion), Proses
(Process), Orang (People), dan Bentuk Fisik (Physical evidence).
Penjelasan 7 bauran pemasaran
dalam jasa pernebangan sebagai berikut:
·
Produk
(Product), merupakan barang atau jasa yang dihasilkan untuk digunakan oleh konsumen
guna memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan. Hal – hal yang tergolong
produk dalam bisnis jasa penerbangan antara lain:
ü
Pesawat yang besar, modern, dan nyaman
ü
Mengutamakan keselamtan penumpang dan awak selama
penerbangan
ü
Makanan dan minuman yang berkualitas
ü
Pelayanan bagasi yang handal dan terpercaya
ü
Tempat duduk dalam pesawat yang nyaman dan tidak
sempit
ü
Jadwal penerbangan yang sesuai
ü
Program frequent flyer yang menarik
·
Harga
(Price), komponen harga merupakan satu – satunya unsur bauran pemasaran yan
memberikan pendapatan bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (produk,
promosi, dan tempat/saluran distribusi) adalah penyebab timbulnya biaya (Cost).
Hal – hal yang tergolong sebagai harga pada bisnis penerbangan antara lain:
ü
Harga yang murah
ü
Tarif batas atas dan bawah
ü
Harga sesuai dengan kualitas penerbangan
ü
Paket potongan harga/disc harga
ü
Harga group
·
Tempat/Saluran
Distribusi (Place), yaitu sebagai kegiatan pemasara yang berusahan untuk
mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Hal – hal yang
tergolong sebagai saluran distribusi dalam bisnis jasa penerbangan antara lain:
ü
Pemesanan tiket melalui call center
ü
Online booking yang mudah
ü
Kemudahan menjangkau agen/kantor penjualan tiket
ü
Kemudahan dalam pembayaran e-ticketing
·
Promosi
(promotion), yaitu arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk
mengarahkan seseorang kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam
pemasaran. Hal – hal yang tergolong sebagai promosi dalam bisnis jasa
penerbangan yaitu:
ü
Pemberian kemudahan fasiltas pada frequent flyer
ü
Kemudahan akan informasi penerbangan melalui
iklan yang ditampilkan
ü
Adanya program undian hadiah dalam penerbangan
ü
Iklan di media (TV, web, majalah, koran, radio,
email, dsb)
·
Proses
(Process), merupakan elemen yang tidak
terlihat tetapi mendukung bisnis jasa tersebut. Hal – hal yang tergolong
sebagai proses dalam jasa penerbangan yaitu:
ü
Proses check in dan boarding yang mudah
ü
Jadwal keberangkatan dan kedatangan yang tepat
waktu
ü
Pengambilan bagasi yang cepat
·
Orang
(People), maksudnya adalah jasa sebagian besar diberikan oleh orang, sehingga
seleksi, pelatihan dan motivasi pegawai dapat membuat perbedaan besar dalam
kepuasan pelanggan. Idelanya, pegawai harus memperhatikan kompetensi, sikap
memperhatikan, responsif, inisiatif, kemampuan memecahkan masalah, dan niat
baik. Hal – hal yang tergolong sebagai people dalam jasa penerbangan yaitu:
ü
Sikap karyawan penjualan yang ramah dan
profesional
ü
Asistensi petugas sebelum keberangkatan
ü
Tanggapan terhadap keluhan
ü
Service crew selama di bandara dan dalam pesawat
·
Bentuk
Fisik (Physical evidence), kualitas
jasa dapat ditunjukkan melalui fisik dan penyajian. Jadi suatu bisnis
penerbangan akan mengembangkan suatu penampilan dan gaya yang dapat diamati
dalam menangani pelanggannya, sehingga dapat menyampaikan nilai yang
diaharapkan bagi konsumen, baik itu kebersihan, kecepatan datau manfaat
lainnya. Hal – hal bentuk fisik dalam jasa penerbangan yaitu:
ü
Agen penjualan yang bersih dan nyaman
ü
Pesawat yang menarik, bersih, dan nyaman
ü
Crew pesawat yang rapi, ramah, dan profesional
No comments:
Post a Comment