Dalam kehidupan sehari – hari pasti bertemu dan
berinteraksi beragam orang dengan latar belakang serta tujuan yang berbeda. Salah
satu cara untuk dapat berinteraksi dengan orang lain adalah dengan
berkomunikasi, selain itu komunikasi juga digunakan sebagai perantara
penyampaian pesan. Komunikasi dikatakan berhasil jika pesan yang dibawakan oleh
pengirim pesan (communicator) tersampaikan
kepada penerima pesan (audience) dan
adanya umpan balik dari penerima pesan.
Agar tujuan komunikasi dapat tersampaikan dengan
baik maka komunikator harus mahir dan memiliki cara agar pesan yang disampaikan
dapat menarik perhatian audiens. Menarik perhatian merupakan langkah awal yang
selanjutnya komunikator dapat mempengaruhi audiens dengan pesan yang sampaikan.
Dengan begitu audiens akan setuju dengan isi pesan yang disampaikan. Untuk
dapat mempengaruhi orang lain maka komunikator harus dapat melakukan komunikasi
persuasif yang sifatnya mempengaruhi dan membujuk audiens melalui kalimat –
kalimat yang disampaikan.
Adapun
batasan masalah yang akan dibahas pada tulisan ilmiah ini sebagai berikut:
§ Mengetahui pentingnya seseorang memiliki kemampuan
berbicara didepan umum dan hal yang
harus dipersiapkan sebelum berbicara didepan umum
§ Mengetahui cara menjadi komunikator persuasif yang Kredibel
PEMBAHASAN
DEFINISI KOMUNIKASI
Secara
Etimologis kata komunikasi berasal dari bahasa Inggris yaitu dari kata Communication. Menurut Sukanto
Reksodiprojo, “Komunikasi adalah usaha untuk mendorong orang lain untuk
menginterpretasikan pendapat seperti apa yang dikehendaki oleh orang yang
mempunyai pendapat tersebut serta diharapkan di peroleh titik kesamaan untuk
pengertian.”
DEFINISI KOMUNIKASI PUBLIK
De Vito dalam
bukunya yang berjudul “Communicology: An
Introduction to The Study of Communication” “Komunikasi publik adalah
komunikasi yang ditujukan kepada khalayak yang luar biasa banyaknya atau semua
orang yang membaca dan menonton. Komunikasi publik adalah komunikasi yang
disalurkan oleh pemancar-pemancar yang audio atau visual.”
DEFINISI KOMUNIKASI PERSUASIF
Teri Kwal Gamble
& Michael Gamble dalam bukunya yang berjudul “Communication Works” mengatakan bahwa Komunikasi persuasif adalah cara
pembicara menggunakan untuk memodifikasi pikiran, perasaan, atau tindakan
penerima sehingga mereka mengubah sikap atau perilaku seseorang sehingga
bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh komunikator.
PENTINGNYA MEMILIKI KEMAMPUAN BERBICARA DIDEPAN UMUM
Setiap
orang dalam hidupnya pasti akan berbicara didepan umum, baik dalam ruang
lingkup kecil maupun besar, oleh karena itu memiliki kemampuan berbicara
didepan umum sangatlah penting. Tidak sedikit orang merasa grogi dan demam
panggung saat akan berbicara didepan umum, hal ini tidak hanya dirasakan oleh
pemula bahkan orang yang sudah sering berbicara didepan umum juga sering
merasakannya. Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, yaitu:
1.
Penampilan merepresentasikan
diri komunikator, penampilan yang rapi dan enak dipandang mampu membuat audiens
tertarik untuk mendengarkan.
2.
Penguasaan
ruangan dengan penglihatan dan perhatikan setiap sudutnya akan memperkecil
tingkat grogi komunikator.
3.
Penguasaan dan
penyampaian materi harus benar–benar dikuasai jangan sampai kewalahan saat
mendapat pertanyaan atau pernyataan. Selain itu, penyampaian materi yang apik dan
menggunakan bahasa yang sesuai akan mempermudah audiens untuk memahami maksud
materinya. Serta semakin antusias audiens mendengarkan komunikator berbicara.
4.
Tujuan, pastikan
tujuan dari materi yang akan disampaikan sebagai informasi atau sekaligus
membujuk untuk menyetujui apa yang komunikator sampaikan.
MENJADI KOMUNIKATOR PERSUASIF YANG KREDIBEL
Tujuan dari
berkomunikasi salah satunya yaitu ingin membujuk dan mengajak audiens
menyetujui apa yang komunikator sampaikan, biasanya dilakukan dengan metode
komunikasi persuasif. Salah satu kunci keberhasilan dalam komunikasi persuasif
adalah komunikator yang kredibel, yaitu komunikator yang memiliki keahlian, karakter
yang baik, berpengetahuan, kepribadian/kharisma, dinamis dan tenang dalam
menyampaikan materi, dan terbuka. Penilaian kredibilitas dapat berubah tergantung
kesuksesannya dalam menyampaikan materi, membujuk audiens, dan penilaian dari
audiens.
No comments:
Post a Comment